Home / Bisnis / Perbandingan Penghasilan PopAds, PopCash, PropellerAds, Adsoptimal, dan Smaato

Perbandingan Penghasilan PopAds, PopCash, PropellerAds, Adsoptimal, dan Smaato

Sebagai referensi untuk kawan kawan blogger disini, kali ini saya akan membagikan pengalaman saya dalam menggunakan 5 situs pengiklan yang sering dipakai oleh para blogger untuk menghasilkan uang.

Kelima perusahaan pengiklan diatas adalah iklan yang membagikan komisi berbasis CPM, dengan kata lain komisi yang diberikan akan bertambah semakin banyak sebanyak iklan ditayangkan.

PopAds, PopCash, PropellerAds, Adsoptimal dan Smaato adalah 5 situs pengiklan yang sering dipertanyakan, mana yang menghasilkan lebih banyak penghasilan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya akan ulas ke-empat iklan ini secara menyeluruh.

Detail Iklan
Setiap situs pengiklan memiliki kebijakannya sendiri dalam mengatur para publishernya. Termasuk kebijakan pembayaran, metode pembayaran, periode pembayaran dan jenis iklan yang disajikan. Berikut akan saya uraikan detail iklan dari kelima situs tersebut:

PopAds

PopCash

PropellerAds

Adsoptimal

Smaato

Review:
Berikut ini adalah ulasan dari pengalaman saya memasang masing masing iklan tersebut. Anda dapat melihat perbandingan earning yang didapatkan dari screen shoot yang telah tersedia. Dalam review kali ini, saya menggunakan blog dengan traffic berkisaran 8-12 k Pageview per harinya. Untuk iklan popunder, saya hanya mengaktifkannya di tampilan deskop dan tidak mengaktifkannya untuk tampilan mobile

PopAds
Screenshot penghasilan popads.png

Yang pertama adalah PopAds, selama saya menggunakan popads, ada satu hal yang sangat mengganggu saya, yakni iklan yang bertubi tubi muncul, selain iklan yang bertubi tubi muncul, impression yang terdapat di dashboard PopAds sangat berbeda dengan traffic blog asli saya (traffic blog asli 8-12k PV per hari).

Namun PopAds memiliki sebuah kelebihan, yakni dapat mengatur jenis iklan apa saja yang boleh dimunculkan, seperti pilihan jenis iklan (Pop-under / Pop-up / Tab-under / Tab-Up), iklan boleh bersuara atau tidak, boleh auto-play (video) atau tidak, yang semuanya dapat diatur di menu Add-Site.

Namun tetap saja, menurut pengalaman saya, penghasilan PopAds adalah yang terburuk dari semua iklan dalam review kali ini

PopCash
penghasilan ngeblog.png

PopCash tak jauh berbeda dengan PopAds, earning dan impression yang terhitung sama sama tidak sesuai dengan traffic blog. Hanya saja, Iklan PopCash hanya muncul sekali untuk 1 IP

Maka dari itu, menurut saya PopCash lebih bagus dibandingkan PopAds.

PropellerAds
Screenshot penghasilan dari propellerads.JPG
Screenshot penghasilan dari propellerads 2.JPG

Selama saya menggunakan PropellerAds, saya selalu merasakan kenyamanan, karena iklan yang disajikan tidak hanya Popunder saja, melainkan Banner dan mobile ads lainnya.

Untuk saat ini, iklan PropellerAds yang memberikan penghasilan terbesar adalah Onclick/iklan popunder, harga iklan popunder PropellerAds mungkin dihargai seharga 3-5x harga iklan Banner. Anda juga dapat menambahkan iklan Interstitial Ad dan Mobile Push-up untuk meningkatkan penghasilan anda dari pengunjung mobile, dimana kedua iklan tersebut dihargai cukup mahal.

Sayangnya, PropellerAds tidak menyediakan metode pembayaran Paypal untuk semua orang (anda harus request ke support untuk melakukan penarikan saldo PropellerAds menggunakan Paypal), maka dari itu anda harus menyiapkan Payooner untuk melakukan penarikan.

Karena banyaknya variasi dan stok iklan, menurut saya PropellerAds adalah iklan terbaik dalam review ini.

Adsoptimal
Saat Masih Menjadi Premium Publisher
perbandingan penghasilan iklan cpm penghasilan tertinggi dan terbanyak 2.JPG 
Setelah Menjadi Publisher Biasa
perbandingan penghasilan iklan cpm penghasilan tertinggi dan terbanyak 3.JPG 
Program pengiklan yang cukup membingungkan para publishernya, karena kebanyakan orang kebingungan apakah Adsoptimal adalah iklan CPM atau PPC, karena banyak blog yang melakukan review yang menyatakan bahwa ‘Adsoptimal adalah iklan CPM’, sedangkan di dashboard adsoptimal, staff melarang para publisher untuk mengklik iklannya sendiri (PPC)

Adsoptimal adalah situs pengiklan yang bekerja sama dengan Google Double Click & Criteo, jadi jangan terkejut jika iklan yang ditampilkan sangat mirip dengan Google Adsense.

Dari pengalaman saya memasang iklan Adsoptimal, saya merasakan earning yang sangat banyak, karena per harinya saya dapat meraup earning dari $2-$6, setidaknya itulah yang terjadi ketika blog saya masih berada dalam status premium publisher, setelah blog saya diturunkan menjadi publisher biasa (karena melanggar TOS), saya mendapatkan penghasilan yang tidak memuaskan, anda dapat melihatnya di SS dibawah

Jika saja akun saya masih berada dalam status premium publisher, mungkin ini adalah program pengiklan terbaik pada review kali ini.

Smaato 
penghasilan smaato lumayan.PNG
penghasilan smaato lumayan 2.PNG
penghasilan smaato lumayan 3.PNG
Disini mungkin masih banyak yang masih asing dengan program pengiklan yang satu ini, namun karena ke-asingannya lah saya tertarik mencoba iklan yang satu ini.

Smaato adalah program pengiklan yang mengedepankan iklan mereka untuk mobile ads, jadi jika anda baru saja mendaftar smaato dan tidak melihat iklan tampil ditampilan deskop, cobalah lihat iklan anda di tampilan mobile.

Sayangnya, jumlah iklan smaato dapat terbilang tidak stabil, kadang muncul dan kadang tidak, ketika pengiklan sedang ada banyak banyaknya, penghasilan yang anda dapatkan dapat dikatakan lumayan.

Bukti Pembayaran
Berikut adalah bukti pembayaran yang membuktikan bahwa kelima iklan diatas tidak spam dan terbukti membayar publishernya.

PopAds
iklan cpm terbaik blog indonesia dengan bayaran tertinggi 4.png
PopCash
iklan cpm terbaik blog indonesia dengan bayaran tertinggi 5.png
PropellerAds

(Screenhot tidak tersedia, belum sempat payout karena tidak memiliki Payooner)
Adsoptimal
iklan cpm terbaik blog indonesia dengan bayaran tertinggi 2.png
Smaato
iklan cpm terbaik blog indonesia dengan bayaran tertinggi 9.PNG

loading...

Check Also

Fakta Mengejutkan Hacker VS Telkomsel Kisah Keserakahan Bisnis Bernilai 28 Triliun

Fakta Mengejutkan Hacker VS Telkomsel Kisah Keserakahan Bisnis Bernilai 28 Triliun

Jumat minggu lalu, website Telkomsel sukses diretas oleh hacker yang tampaknya marah dengan kebijakan harga …